PREMIUM: Panduan SEO On-Page Lengkap (Nominate Guest Post)

Note: Post ini adalah guest post yang rencananya mau saya kirim ke blognya bang Cosa. Tapi sebelum saya kasih ke bang Cosa, mending saya share pada anda dulu, member premium Syamsul Alam dot Net. Enjoy!

Keahlian saya memang bukan ahli SEO, apalagi sejago mas Cosa, tapi setidaknya saya sedikit banyak tahu tentang SEO. Hari ini saya ingin share sesuatu yang pastinya berguna untuk anda, apalagi jika anda masih pemula dalam internet marketing.

Terkadang SEO itu lebih mudah daripada menghabiskan berjam-jam atau berjuta-juta untuk mendapatkan backlink. Apalagi di Indonesia, 80% pesaing anda TIDAK TAHU cara membuat halaman mereka mudah untuk di ranking Google di halaman pertama.

Yang perlu anda lakukan untuk meng out-rank mereka hanyalah SEO on page yang kuat, dan anda sudah bisa MENENDANG pesaing anda dari halaman pencarian di google.

Okay, sekarang langsung saja kita ke 'daging' dari artikel ini:

Sebagian besar informasi di post premium ini hanya untuk member premium. Silakan login untuk membaca sisanya atau join premium membership jika anda belum jadi member. 😀

Tentang Syamsul Alam

Saya Syamsul Alam. Blogger, internet marketer, dan pelajar jadi satu. Seperti yang lain, saya ingin terkenal, jadi rockstar. Tapi saya tidak punya bakat jadi rockstar. Untuk itulah saya menulis, biar terkenal (bercanda). Temui saya di SyamsulAlam.net

Report PREMIUM: Idea Domination - Hasilkan 100 Topik / Keyword dalam 1 Jam Kurang!

Dominasi Google dimulai dari kemampuan menghasilkan 100 topik / keyword yang kiranya digunakan oleh calon pelanggan untuk menemukan bisnis anda. Temukan bagaimana cara melakukannya dalam 1 jam / kurang di Report Premium ini. Beli seharga Rp 97.000 atau masukkan email anda di bawah ini untuk dapatkan report ini GRATIS!!

Rp 97.000 |

4 thoughts on “PREMIUM: Panduan SEO On-Page Lengkap (Nominate Guest Post)

  1. mas untuk poin no.10 Teknik rahasia: pergi ke Google, masukkan ‘site:namadomainanda.com kata kunci anda‘, tambahkan link pada artikel anda yang muncul di halaman pertama pencarian dengan anchor text berupa kata kunci yang anda target.

    ===========================
    saya mau konfirmasi, itu maksudnya, link artikel saya yang baru itu, saya taruh di page artikel yang muncul di halaman 1, koreksi saya kalo salah,terima kasih

    1. Gini, misal kita punya halaman narget keyword “beruang teddy lucu”, sebelumnya kita pasti punya artikel yang nyerempet-nyerempet tentang topik itu ‘kan? Nah, kita cari di Google apa aja halaman-halaman yang nyerempet topik dari halaman tersebut dengan mencarinya di google.

      ketikkkan site:namasituskita.com beruang teddy lucu

      Dengan ini kita dapat list halaman yang berkaitan dengan “beruang teddy lucu”, dan halaman-halaman yang muncul di halaman pencarian tersebut bisa kita cari yang kita rasa paling relevan, kemudian kita kasih link ke halaman yang ingin kita rank tadi (yakni halaman beruang teddy lucu).

      Saya harap sudah agak mudeng sekarang, agak njelimet njelasinnya klo ga pake video…

  2. Terima kasih Mas Syamsul Alam, berkat kontes SEO yang Mas Syamsul Alam adakan akhirnya saya bisa ikut bergabung disini, ada beberapa point yang ingin saya tanyakan:
    1.Untuk point nomer 4 contoh:
    a.www.domainanda.com/12/04/kata-kunci-yang-anda-target/
    b.www.domainanda.com/12/04/kata-kunci-yang-and/
    Ada beberapa orang yang menyangkal bahwa dengan permalink seperti itu tidak mempengaruhinya dan tidak terlalu efek besar pada onpage, tetapi saya punya definisi yang berbeda, saya menyakini spider akan merayapi suatu halaman mulai dari Link artikelnya itu sendiri, lalu ke Judul artikel, tetapi sebelum googlebot merayapi isi halaman, googlebot tersebut tidak sendirian dia sama rekanya berangkat dari satu titik ke objek yang sudah ditargetkan dan akan terpecah kebeberapa bagian yang satu meryapi deskripsinya yang lainnya merayapi isi konten.

    Lalu googlebot tersebut akan merayapi semua isi konten dan jika menemukan sebuah link (yang sudah ada dalam dokumen www) maka robot tesebut akan melakukan penelusuran lebih lanjut dan jika link tersebut nofollow (Tidak Ikuti) maka googlebot tersebut akan merayapinya tetapi tidak akan membawa point/hadiahnyadari halaman tersebut. tetapi googlebot akan memberikan nilai atas kepercayaannya saja, berbeda dengan link dofollow, maka googlebot akan membawa sebagian hadiahnya/point pentingnya dari halaman yang dirayapi sebelumnya, lalu bagaimana jika link yang dirayapinya tidak ada jalamn buntunya contoh dari site A ke B ke C dst dan tanpa ada buntunya, yang jadi pertanyaannya menurut Mas Alam sendiri bagaimana algoritma mesin pencari untuk membatasi link yang dirayapinya dalam konteks yang sudah saya bahas, apakah robot google akan balik lagi jika sudah mencapai 100 link yang ditemuinya, saya meyakini pasti ada batasan-batasan tertentu yang sudah dipatenkan oleh pembuat algoritma tersebut karena bagaimana pun algoritma dibuat berdasarkan ilmu matematis.

    Kembali lagi keatas dan jika tugas dari robot yang merayapi isihalaman tersebut selesai maka dia akan memberikan laporannya pada temannya yang sudah menunggu di judul artikel halaman tersebut dan juga dideskripsi halaman tersebut, contoh judul artikel “google keyword tool” dan benar apa kata Mas Syamsul alam tentang kw di cetak tebal miring, soal itu masuk akal karena akan dianggap point pentingnya oleh robot, dan mas alam sendiri bilang sebelum 150 kata harus ada keyword yang di tebal , miring soal itu masuk akal juga, cuma yang jadi pertanyaannya adalah apa benar patokannya ada pada 150 kata, saya pernah mencoba 2x riset dengan artikel yang memiliki karakter 1000 kata, keyword di awal, tengah, dan akhir dengan pola saya ciptakan pada blog baru dengan BL sama denagn Tempalte sama dengan Judul Blog hampir sama, kalau isi konten sama mungkin tidak bisa karena akan dianggap duplikate/pencurian, sepertinya setiap mesin pencari sudah mempunyai data berbagai bahasa dari selueuh dunia, permasalahnnya adalah ketika kita menulus kata “cinta” di blog A, lalu “cnta” di blog B, dari perbandingan kata tersebut ada satu huruf yang hilang di blog B seharusnya “cinta” bukan “cnta” karena jika ditela’ah dari google translate kata “cnta” tidak ada dalam kamus mesin google tersebut, tetapi kata “cinta” bisa diterjemahkan dengan sempurna, berarti jika kita menulis artikel banyak kesalahan dalam penulisan teks akan ada banyak point yang hilang, dan dalam riset tersebut terbukti, kesalahan dalam penulisan kata saja bisa menghalangi untuk kenakan artikel di SERP (Search Engine Result Page) dan hal tersebut adalah kegagalan dalam ONPAGE, menurut Mas Syamsul Alam bagaimana pendapatnya?

    Mas alam pernah bilang semakin panjang tulisan artikel kita semakin tinggi peluang tampil di halaman utama search Engine, opini saya hal tersebut memang benar masuk akal, karena semakin panjang tulisan maka waktu perdetik/sekon yang diberikan semakin lama, dan jika semakin lama maka akan semakin bagus nilainya, tetapi bagaimanapun artikel yang panjang harus bisa enak dibaca, yang jadi pertanyaannya apakah ada batasan jumlah huruf/teks dalam penulisan artikel yang berkualitas menurut kedua sisi, yaitu dari manusia dan mesin robot?

    ONPAGE tanpa BACKLINK bisa juara 1 di google untuk hal itu saya sangat super percaya sekali, karena Saya memenangkan Kontes SEO dengan Keyword yang banyak peluangnya yang memang berpeluang untuk menang, begitu juga yang pernah Mas Syamsul Alam bilang di peraturannya. tetapi jika kompetitor banyak yang mengejarnya juga maka strategi dari luar mungkin dibutuhkan, bagaimana menurut Mas Syamsul Alam sendiri?

    Mungkin pertanyaan dari Saya dicukupkan dahulu Mas Alam, Mohon maaf jika masukan dan pertanyaan Saya begitu panjangnya hingga memenuhi isi ruangan ini. Terima Kasih.

  3. menurut Mas Alam sendiri bagaimana algoritma mesin pencari untuk membatasi link yang dirayapinya dalam konteks yang sudah saya bahas, apakah robot google akan balik lagi jika sudah mencapai 100 link yang ditemuinya, saya meyakini pasti ada batasan-batasan tertentu yang sudah dipatenkan oleh pembuat algoritma tersebut karena bagaimana pun algoritma dibuat berdasarkan ilmu matematis.

    Jawaban saya adalah saya tidak tahu karena saya bukan karyawan di Google, saya rasa tidak ada yang tahu jawaban ini kecuali orang yang bekerja di Google, sehingga kita tak perlu terlalu mikirin hal ini terlalu jauh.

    Btw yang mas bilang betul, google bot bakal balik setelah beberapa saat karena memang resource nya untuk crawling dlsb terbatas.

    kesalahan dalam penulisan kata saja bisa menghalangi untuk kenakan artikel di SERP (Search Engine Result Page) dan hal tersebut adalah kegagalan dalam ONPAGE, menurut Mas Syamsul Alam bagaimana pendapatnya?

    Saya setuju, itu alasan kenapa jika mas perhatikan halaman-halaman saya sangat jarang saya melakukan penyingkatan atau ada kesalahan ketik. Selain karena memang saya agak perfeksionis dalam hal tulisan, hal ini tapi sebenarnya bukan tentang googlebot, tapi saya ingin buat artikel saya mudah dimengerti oleh manusia.

    simple saja menurut saya, artikel yang dimengerti manusia = manusia senang = tinggal lebih lama di blog saya = ranking yang lebih tinggi.

    apakah ada batasan jumlah huruf/teks dalam penulisan artikel yang berkualitas menurut kedua sisi, yaitu dari manusia dan mesin robot?

    Menurut saya tak ada batasan, selama konten anda bagus, anda bisa ketik sepanjang yang anda mau. Biasanya kalau saya pribadi sih 1500 – 2000 kata maks, meski banyak guru saya dan artikel viral di luar sana banyak yang 3000 hingga 5000 kata.

    Riset bilang artikel di atas 600 – 800 kata sudah dapat preferensi oleh google, jadi yah saya malas klo panjangnya jauh di atas itu. Lagipula bisa artikel panjang biasanya terdiri dari banyak topik, lebih baik menurut saya memecah topik itu ke post baru sehingga blog kita bisa rank untuk lebih banyak keyword menurut saya…

Comments are closed.