PBN Complete Guide #1: Panduan Lengkap Membangun dan Memiliki PBN Berkualitas

Silakan tanyakan pada siapapun yang punya pengalaman dalam SEO.

Jika anda tanyakan backlink seperti apa yang paling baik untuk dimiliki? 

Mereka akan menjawab bahwa backlink terbagus adalah: backlink yang diletakkan secara kontekstual di situs dengan otoritas tinggi dalam artikel yang relevan.

Silakan tanyakan pada siapapun, mereka yang mengerti SEO pasti akan sama jawabannya.

"Backlink kontekstual di situs otoritas dalam artikel relevan."

Sekarang pertanyaannya bagaimana cara mendapatkan backlink dengan kualitas seperti itu?

Apakah jawabannya dengan, membuat website paling bagus sedunia?

Ataukah jawabannya adalah dengan membuat konten yang sangat bagus sehingga menjadikan orang lain ingin untuk memberi backlink pada kita?

Jika itu jawaban anda maka saya mau bilang kalau itu adalah jawaban PALING NAIF yang pernah ada.

Anda tidak akan bisa buat situs paling bagus di dunia tentang industri membosankan seperti misalnya pagar BRC dan mendapatkan backlink ke situs anda dengan cara seperti itu.

Anda juga tidak akan mendapatkan backlink sebagus apapun Anda membuat artikel tentang aluminium komposit panel.

Sebagian besar pemilik bisnis menjalankan bisnisnya di industri yang membosankan seperti itu. Di industri di mana tidak ada blogger di dalamnya yang suka memberikan backlink ke situs lain milik temannya.

Jadi satu-satunya cara adalah dengan membangun PBN.

Jadi sebenernya Apa itu PBN? PBN tidak lain hanyalah situs lain yang kita buat, yang kita buat dengan cara khusus sehingga seakan-akan situs tersebut adalah milik orang lain.

Masih ingat kan kalau resep ranking adalah memiliki backlink yang bagus dan kontekstual di situs otoritatif dalam topik yang relevan?

PBN adalah salah satu cara terbaik dalam membuat situs Anda ranking karena anda bisa mengatur di mana anda meletakkan backlink anda, seberapa otoritatif situs anda, dan seberapa relevan situs yang Anda bangun dengan situs utama anda.

Anda berada di kontrol penuh dengan memiliki PBN.

  • Anda bisa tentukan tema dari PBN anda.
  • Anda bisa tentukan seberapa berkualitas artikel yang ada dalam PBN anda.
  • Anda bisa tentukan letak backlink anda sekaligus bentuk dari backlink anda (apakah mau dengan gambar ataukah dengan anchor teks tertentu).
  • Anda bisa tentukan berapa banyak backlink yang anda ingin buat.
  • Anda bisa tentukan apakah ingin menghapus atau mengganti backlink yang pernah anda buat.
  • Dan banyak lagi...

Kontrol seperti ini tidak mungkin anda temukan di metode lain dalam membangun backlink.

Kendali 100% seperti ini hanya bisa anda temukan dalam PBN.

Tetapi hal seperti inilah yang membuat PBN amat dibenci oleh Google.

Alasan Kenapa Google Benci PBN

Google amat membenci PBN karena dengan adanya PBN orang tidak perlu menghabiskan uang di Google untuk pasang iklan adwords.

Dan karena PBN memang luar biasa efektif dalam menaikkan ranking anda.

Sekaligus karena Google tidak punya cara yang ia bisa terapkan secara algoritmik untuk mengidentifikasi apakah suatu situs merupakan PBN atau bukan.

Karena memang jika dilakukan dengan benar proses pembuatan PBN-nya, sama sekali tidak ada cara bagi Google untuk mengetahui apakah itu merupakan situs PBN yang dibuat untuk memanipulasi ranking atau situs normal yang dimiliki oleh manusia biasa.

Satu-satunya cara bagi Google untuk mengetahui apakah situs PBN merupakan beneran situs PBN atau bukan adalah dengan melakukan manual review.

Yakni dengan membayar orang untuk memeriksa apakah suatu situs merupakan situs normal atau situs yang dibuat untuk menaikkan ranking situs lain.

Di mana metode manual review ini amat mahal untuk dilakukan oleh Google karena membutuhkan manusia biasa yang butuh makan minum dan mandi untuk melakukannya, sekaligus karena situs yang ada di internet tidak terhingga jumlahnya.

Sebesar apapun nilai perusahaan yang dimiliki oleh Google, tidak ada cara bagi dia untuk memeriksa semua situs satu persatu hanya untuk mencari tahu mana yang PBN dan mana yang bukan.

Manual review pun belum tentu bisa mengetahui apakah suatu situs merupakan situs PBN atau bukan.

Karena sekali lagi, tergantung kualitas PBN yang Anda bangun, sama sekali tidak ada cara bagi Google untuk membedakannya dengan situs normal pada umumnya.

Kampanye Bahwa PBN itu Berbahaya

Hal paling maksimal yang bisa Google lakukan adalah dengan mencari kelompok pemilik situs PBN yang membangun PBN-nya dengan kurang bagus sehingga bisa dengan mudah diketahui kalau situs itu merupakan situs PBN, lalu kemudian situs PBN tersebut di deindex SEMUA.

Pemilik-pemilik​ situs yang terkejut melihat rangking situsnya drop dan melihat semua situs PBN-nya tidak lagi ada di halaman pencarian Google, akan menjadi pengiklan yang paling efektif dalam mengatakan bahwa memiliki PBN itu berbahaya dan lain sebagainya.

Dan kabar tersebut tersebar di tempat para pemilik situs tersebut berkumpul, yakni di forum-forum, dan kemudian informasi tersebut menggelinding dan menyebar tidak karuan sehingga menyebabkan paranoia dari orang-orang yang belum pernah mempelajari hal ini sebelumnya, menjadi takut untuk mempelajarinya karena takut situsnya di deindex oleh Google.

Dan hanya sampai situlah Google bisa melakukan sesuatu tentang PBN, yakni dengan menyebarkan informasi dan kampanye bahwa PBN itu adalah teknik SEO yang buruk dan pasti membuat situs Anda kena penalti atau deindex.

Karena siapa pun termasuk saya dan Anda bisa membuat situs lain dengan: 

  • domain yang berbeda, yang 
  • didaftarkan di domain registrar yang berbeda, dengan 
  • informasi whois yang berbeda, dan 
  • di host di hosting yang berbeda, kemudian 
  • dibuat dengan tampilan yang berbeda, 
  • artikel dan konten yang berbeda, 
  • informasi dan halaman kontak kami / tentang kami yang berbeda,

Dan ketika kita membangun backlink dari situs baru tersebut ke situs utama kita, maka tidak ada yang bisa Google lakukan kecuali menghitung backlink tersebut sebagai backlink normal yang akan membantu menaikkan ranking situs kita di Google.

Benar-benar 100% tidak ada yang bisa Google lakukan karena jika Google ingin mendiskon backlink yang kita miliki di situs baru tersebut (padahal ia tidak tahu kalau backlink tersebut berasal dari situs kita sendiri karena memiliki informasi data domain hosting dan lain sebagainya yang berbeda), maka itu artinya ia juga akan mendiskon semua backlink yang ada di internet. 

Sehingga jika itu benar-benar ia lakukan maka ia akan menghancurkan sistem yang selama ini ia bangun.

Pertanyaan Benar yang Harusnya Ditanyakan

Sehingga pertanyaannya bukanlah apakah backlink PBN itu kuat atau apakah membangun PBN itu aman...

Tetapi pertanyaan yang tepat adalah bagaimana cara membangun PBN dengan cara yang benar sehingga PBN tersebut bisa buat dan bisa aman.

Dan hal itulah yang akan kita bahas dalam artikel-artikel mendatang dimana akan saya jadikan satu guide lengkap tentang bagaimana cara membangun PBN dengan benar sehingga memiliki metriks dan otoritas yang kuat sekaligus luar biasa aman untuk digunakan.

Tunggu artikel saya selanjutnya dan salam senyum.

Tentang Syamsul Alam

Saya Syamsul Alam. Blogger, internet marketer, dan pelajar jadi satu. Seperti yang lain, saya ingin terkenal, jadi rockstar. Tapi saya tidak punya bakat jadi rockstar. Untuk itulah saya menulis, biar terkenal (bercanda). Temui saya di SyamsulAlam.net

Report PREMIUM: Simple SEO Domination - 1.000 Pengunjung / Hari dalam 3 Bulan!!

Uang itu letaknya di TRAFIK. Tak akan ada bisnis yang bisa dibuat di situs yang sepi. Dapatkan panduan pasti dapatkan 1.000 pengunjung / hari pertama anda dengan SEO di Report Premium ini. Beli seharga Rp 97.000 atau masukkan email anda di bawah ini untuk dapatkan report ini GRATIS!!

Rp 97.000 |
Tak ada tags untuk post ini.

4 thoughts on “PBN Complete Guide #1: Panduan Lengkap Membangun dan Memiliki PBN Berkualitas

  1. Hehe, menarik ini mas pembahasannya..

    Karena sebenarnya masalahnya bukan hanya ‘berbahaya’ atau ‘tidak’, tapi ini menyangkut ‘idealisme’. Tapi memang ‘idealisme’ ini relatif, sebagian ada yang mengambil frame dari yg punya yaitu ‘Google’, ada pula yang mengambil frame dari praktisi-praktisi sebelumnya..

    ‘Overall’, terima kasih sudah memulai pembahasan mas ^_^

    Regards, Raafi
    Owner Plaza Bisnis

  2. Saya kadang agak ragu untuk membuat pbn tersebut. tapi jika pbn nya berkualitas saya rasa aman juga.
    apakan kita harus menggunaka private ip juga jika ingin membangun pbn???

Comments are closed.