Entrepreneurship ala Saya #01: Clarity (Kejelasan Mimpi dan Tindakan)

Sangat tidak terasa sekarang sudah tahun 2015...

Jika anda seperti saya, rasanya kemarin baru saja Januari 2014, banyak yang saya sesalkan di 2014 ini, banyak hal yang saya rencanakan untuk saya lakukan, tapi akhirnya saya tunda dan tidak selesai seperti yang seharusnya saya inginkan.

Jujur saja, 2014 kemarin adalah tahun penyesalan. Jangan salah, banyak yang saya dapatkan di tahun 2014 kemarin, namun seandainya saya lebih rajin, saya tahu saya bisa lebih sukses dibandingkan dengan saat ini.

Tapi, anda tahu tentang waktu... begitu ia hilang, ia tak akan kembali lagi...

Yang bisa saya dan anda lakukan hanya lakukan yang seharusnya dan sebaiknya di masa mendatang ini, di bulan ini, di hari ini, untuk tebus rasa bersalah atas pekerjaan yang kita tunda-tunda di satu tahun kemarin.

Waktu yang habis karena saya tidur seharian atau baca komik seharian harus bisa saya tebus dengan produktivitas luar biasa di bulan ini dan bulan-bulan berikutnya di tahun ini...

Dan semoga saya tidak cukup bodoh untuk mengulang kebodohan yang sama yang saya lakukan di tahun kemarin.

Dan bicara tentang bodohnya saya dan kesalahan yang saya perbuat dalam satu tahun ini, minimal saya belajar sesuatu dari kesalahan saya satu tahun ini.

Dan semoga yang saya pelajari dalam satu tahun ini bisa jadi bahan pelajaran juga untuk anda, barangkali anda ada di kondisi yang sama seperti saya.

Sedikit Cerita Tentang Saya

Saya sudah kurang lebih dua tahun belajar menjadi entrepreneur.

Saya belum cukup sukses untuk diliput koran atau majalah, atau jadi highlight di suatu situs berita, tapi saya sudah cukup sakti lah saya rasa sebagai entrepreneur...

Minimal jika dibandingkan dengan kebanyakan entrepreneur newbie di luar sana. Meski saya juga relatif masih newbie, tapi minimal saya sudah agak sakti sedikit.

Jujur saja, mungkin entrepreneurship ini adalah sekolah terbaik dalam hidup saya.

Saya, seperti anda mungkin, sudah cukup lama sekolah, dari TK, SD, SMP, SMA, Kuliah ~ tanpa terasa sudah hampir dua dekade saya sekolah.

Dan jujur pelajaran yang saya dapatkan di dua tahun saya belajar di universitas "entrepreneurship" ini, jauh lebih banyak daripada semua pelajaran yang saya dapatkan dari dua dekade saya sekolah di sekolah formal tersebut.

Anda tahu 'kan sekolah formal, sekolah dimana anda diajari berhitung, kalkulus, aljabar, kimia, phytagoras, desain, gambar, bahasa, ekonomi, dan lain sebagainya...

Bahkan meski dengan semua ilmu itu, ketika saya terjun di kehidupan nyata, dimana ada tagihan bulanan yang harus dibayar, dimana ada karyawan yang harus digaji, dan lain sebagainya... semuanya terasa hampir tidak ada artinya.

Saya sadar sekali bahwa saya MASIH IDIOT, bahkan setelah dua dekade belajar dan belajar, dunia benar-benar ingatkan dan sadarkan saya bahwa saya ini masih bodoh dan tak tahu apa-apa...

Dan beruntung karena saya punya bakat dalam belajar otodidak, akhirnya saya mulai 'mudeng', bagaimana sih cara hidup dari bisnis sendiri itu...

Bagaimana sih cara hidup bebas, senang, nyaman, bahagia, dan suka cita dari bisnis yang anda bangun dan kembangkan sendiri.

Yang ketika saya rumuskan, saya dapat kurang lebih 33 hal yang HARUS ADA, jika anda benar-benar ingin bisnis anda mulai, jalan, bertahan, berkembang, dan jadi mesin uang yang menjadi kunci kebebasan finansial anda -- kebebasan dimana anda bisa lakukan apapun yang anda suka, kapanpun, dimanapun, dengan siapapun tanpa anda harus khawatir dengan uang.

Satu konsep luar biasa dasar dan super duper penting yang saya pelajari ketika saya mulai membangun bisnis saya sendiri, dialog internal dengan diri saya, tentang apa sih yang sebenarnya saya inginkan dalam hidup ini, dan banyak pemikiran mendalam entah dengan diri sendiri ataupun dengan mentor saya adalah pada akhirnya kembali ke hal bernama clarity.

Clarity artinya kejelasan.

Sebelum anda mulai membuat bisnis anda, sebelum anda bisa sukses, sebelum anda bisa sampai tujuan yang anda impikan, anda harus punya KEJELASAN terlebih dahulu tentang apa sih TUJUAN anda, apa sih yang ingin capai, dan kenapa sih harus mencapai hal tersebut.

Bisnis tidak jadi dan berhasil secara tiba-tiba. Di balik tiap bisnis yang sukses pasti ada pemilik bisnis yang NGERTI, bisnisnya ini ingin diarahkan ke arah mana, untuk tujuan apa, nanti untuk mewujudkan tujuan tersebut bagaimana caranya, dan lain sebagainya.

Bagian dari clarity ini anda HARUS JELAS DULU tentang anda ini sebenarnya ingin apa, berapa uang yang anda perlukan atau apa yang harus anda miliki untuk bisa mendapatkan yang anda ingini ini, dan bagaimana cara dan langkah konkret untuk menuju ke sana.

Untuk kasih anda gambaran tentang clarity ini, saya mau tidak mau harus share rahasia saya, yakni tentang goal saya.

Goal saya malah amat childish sebenarnya. Saya ingin bebas finansial KARENA Saya pingin bisa main game seharian dengan nyaman tanpa ada yang ganggu dan tanpa saya perlu khawatir lapar, khawatir dengan tagihan listrik, tagihan air, tagihan internet, dan lain sebagainya...

Saya ingin menamatkan game RPG PS 1 & 2 favorit saya yang tidak sempat saya tamatkan waktu SMP, SMA, dan kuliah, itu aja alasannya... dan saya hanya ingin waktu 2 tahun saja untuk bisa bebas main-main seperti ini. Sebelum saya berumur 25 tahun.

Sekarang anda tahu salah satu rahasia saya. Dan anda mungkin tidak menyangka bahwa saya ini ternyata punya impian bebas finansial untuk alasan se idiot ini, dan it's true... saya tidak ngarang hal ini.

Saya punya banyak keinginan, salah satunya ini.

Dan karena saya ingin main game sepuasnya tanpa diganggu, maka tentu saya harus memiliki RUMAH sendiri (karena pengalaman saya sewa kamar kos atau rumah kontrakan tidak bisa bebas).

Dan rumah tersebut HARUS ada taman di sekeliling nya yang berisi pohon, dan banyak tumbuhan, karena saya tak suka suara bising dan saya tahu tanaman di sekeliling rumah bisa meredam suara bising.

Plus rumah yang saya punya harus dikelilingi pagar batu tebal dan tinggi agar benar-benar orang tidak mengganggu saya. Satu hal yang saya dapatkan dari populer nya blog saya ini adalah bahwa ada banyak orang ganggu saya untuk tanya banyak hal ke saya.

Dan meski di satu sisi saya kadang agak senang karena saya terkenal, tapi di sisi lain saya juga agak terganggu. Saya juga gampang terganggu dengan tetangga yang suka setel lagu keras-keras. Atau ibu-ibu yang doyan ngerumpi sore hari.

Karena saya tak mungkin tinggal di tengah hutan atau tengah gunung, rumah dengan pagar batu tebal tinggi ini adalah suatu keharusan untuk rumah saya nanti.

Dan tentu selain rumah, saya harus punya penghasilan penghasilan pasif tiap bulan yang cukup untuk biaya makan makanan yang saya suka, biaya listrik, air, tukang kebun dan bersih-bersih untuk bersihkan dan rapikan rumah dan taman saya, dan lain sebagainya yang saya perlukan untuk bisa hidup tanpa pikirkan apapun.

Saya tak akan share pada anda sampai detil nominal rupiah berapa yang jadi impian saya, namun yang jelas dari impian itu, saya tahu saya harus bisa hasilkan berapa rupiah tiap bulan untuk bisa wujudkan impian masa kecil saya itu...

Membayangkannya ketika saya menulis post ini saja sudah bikin saya bahagia, betapa damai dan tentramnya hidup saya jika pagi saya bangun tidur, ambil susu dan sereal dari kulkas, kemudian sarapan sambil main PS, siangnya tidur siang, sorenya jalan-jalan, malamnya mandi air panas sambil minum susu dingin setelahnya, kemudian lanjut main PS lagi, atau jalan-jalan lagi...

Saya yakin anda punya impian untuk bebas finansial guna tujuan yang lebih mulia dari milik saya, atau bahkan anda ingin tiru impian saya?

Terserah anda... yang jelas anda harus mulai berani bermimpi, bagaimana sih kehidupan ideal yang anda inginkan, kemudian berapa nominal rupiah yang harus bisa anda hasilkan secara pasif untuk bisa mewujudkan kehidupan yang seperti itu.

Begitu anda sudah dapatkan nominal per bulan yang harus anda hasilkan, sekarang waktunya anda berpikir, apa hal yang bisa anda lakukan untuk mewujudkan nominal per bulan tersebut.

Tentu hal ini akan amat bervariasi tergantung pekerjaan apa yang anda miliki sekarang dan apa keahlian yang anda miliki sekarang.

Satu hal yang menurut saya pasti, untuk tipe kehidupan yang saya impikan, tidak mungkin saya bisa mewujudkannya dengan bekerja di orang lain. Saya harus mengandalkan diri saya sendiri. Saya harus bisa pimpin diri saya sendiri, punya bisnis sendiri, dan hasilkan penghasilan sebanyak mungkin dari bisnis yang saya kerjakan, dengan cara apapun selama halal.

Kenapa bisnis?

Karena pertama saya muslim. Saya dilarang memakan harta dari hasil riba. Artinya, cara saya untuk jadi kaya sudah ditentukan oleh Tuhan saya, yakni dengan berdagang. Bukan dari valas, atau dari deposit, atau dari apapun yang ada kaitannya dengan bunga atau riba.

Kedua, karena saya ingin penghasilan pasif. Saya tidak mungkin bisa hidup tenang jika saya harus jadi karyawan. Karena saya tak suka disuruh-suruh, kecuali jika yang nyuruh mama saya. Juga saya tergantung pada orang lain atas rezeki saya jika saya jadi karyawan.

Alasan saya banyak kenapa saya anti jadi karyawan, tapi tak akan saya share di sini semuanya. Keburu sampe sore anda bacanya. Yang jelas saya benci jadi karyawan.

Sehingga, satu-satunya jalan bagi saya tentu saya harus jadi bos, di perusahaan saya sendiri, dimana saya mengatur karyawan dan diri saya sendiri dengan disiplin.

Ketiga, jika anda cukup pintar, anda tahu bahwa bisnis bisa disistematisasi. Semua hal yang terkait tentang bisnis, mulai dari proses produksi, pemasaran, pemilihan karyawan, dan lain sebagainya bisa di sistematisasi.

Yang artinya, saya sebagai pemilik suatu saat bisa hidup tenang dengan mendelegasikan bisnis saya ke orang lain, dimana bisnis tersebut berjalan berdasarkan sistem yang telah saya buat.

Sebenarnya hal ini juga rahasia, namun sebagai bagian dari post ini, dengan tujuan untuk memberikan anda gambaran yang jelas tentang bagaimana upaya saya untuk mewujudkan impian main game seharian saya tadi, maka terpaksa saya juga akan share sedikit tentang venture bisnis yang ingin saya jalankan.

Kebetulan karena yang saya tahu adalah tentang pembuatan situs dan pemasaran, salah satunya melalui SEO, salah satu venture bisnis yang akan saya kerjakan dalam tahun ini adalah KampungProperti.com.

Situs ini, rencana saya, akan saya jadikan direktori properti dimoderasi terbesar dan terlengkap di Indonesia.

Metode monetisasi untuk situs ini meliputi kerjasama dengan agen properti yang saya kenal dan saya percaya di Surabaya, sewa halaman dan spot untuk developer dan UKM yang bergerak di bidang yang terkait dengan properti.

Saya tak akan jelaskan lebih detil di post ini, yang jelas tiap halaman bisa saya sewakan per bulan ke orang yang tepat, dan dari situ lah situs ini akan memberi saya pemasukan pasif tiap bulan. Dan hal ini merupakan salah satu dari project saya yang saya benar-benar ingin seriusi dan selesaikan di 2015 ini.

Doakan saya...

Post seri pertama dari pelajaran entrepreneurship dari saya hari ini hanya akan bahas tentang clarity ini.

Saya tidak ingin jadi penjelasan panjang lebar tentang cara menjalankan bisnis dan lain sebagainya. Ilustrasi tentang membangun bisnis sendiri di atas, cerita tentang KampungProperti.com, dan perbandingannya dengan menjadi karyawan adalah bagian dari upaya saya untuk mewujudkan impian saya tadi.

Dan seperti impiannya yang harus jelas, apa yang anda inginkan, kenapa anda menginginkannya, dan kapan anda menginginkannya. Anda juga harus harus memiliki kejelasan tentang bagaimana cara mencapainya.

Semoga post ini cukup jadi 'pembakar' hari-hari anda di tahun 2015 ini. Saya doakan kesuksesan yang luar biasa untuk anda semua. Dan ingat bahwa post ini hanyalah post pertama dari 33 ~ 34 seri post entrepreneurship yang akan saya post di blog ini, jadi pastikan anda stay tune terus di blog ini. ๐Ÿ˜€

Bagaimana pendapat anda tentang clarity ini? Apa impian anda untuk tahun ini? Apa rencana anda untuk mewujudkannya? Bagikan dengan saya di kotak komentar, dan salam senyum!

Clarity
Courage
Commitment
Consistency
Capital
Confidence
Concentration
Conversion
Content
Consulting
Conversion
Contact
Cojones
Creativity
Customers
Captivate
Change
Clone
Connection
Continuity
Copywriting
Consolidate
Communication
Convergence
Cooperation
Community
Cashflow
Compassions
Client
Credibility
Crowdsource
Celebrate
Complete

Tentang Syamsul Alam

Saya Syamsul Alam. Blogger, internet marketer, dan pelajar jadi satu. Seperti yang lain, saya ingin terkenal, jadi rockstar. Tapi saya tidak punya bakat jadi rockstar. Untuk itulah saya menulis, biar terkenal (bercanda). Temui saya di SyamsulAlam.net

Report PREMIUM: Idea Domination - Hasilkan 100 Topik / Keyword dalam 1 Jam Kurang!

Dominasi Google dimulai dari kemampuan menghasilkan 100 topik / keyword yang kiranya digunakan oleh calon pelanggan untuk menemukan bisnis anda. Temukan bagaimana cara melakukannya dalam 1 jam / kurang di Report Premium ini. Beli seharga Rp 97.000 atau masukkan email anda di bawah ini untuk dapatkan report ini GRATIS!!

Rp 97.000 |
Tak ada tags untuk post ini.
entrepreneurship indonesia
materi entrepreneurship
entrepreneur muda
menjadi entrepreneur
entrepreneur sukses
entrepreneurship business plan
entrepreneur adalah bakat atau kemampuan

6 thoughts on “Entrepreneurship ala Saya #01: Clarity (Kejelasan Mimpi dan Tindakan)

  1. Mudah sekali mas Alam tapi kadang sulit mempraktekkan.clarity hmmmm…kalau begini gimana mas.gmn kalau clarity tiba2 berubah?artinya begini.ketika bisnis sudah jalan,kadang clarity nya kn berubah.apa kita harus bikin clarity yg tinggggiiii sekali spya itu menjadi cita cita paling paling paling utana????

    1. tidak ada masalah ketika goal kita atau action plan kita untuk mencapai goal itu berubah, karena kita sendiri juga tiap hari makin pintar dan makin bijak, jadi tentu yang kita inginkan dan yang kita rasa bisa antarkan kita ke yang kita inginkan ini tiap hari bisa berubah.

      tidak masalah… yang jelas, semua yang kita inginkan kita harus secara jelas tahu, jadi harus DITULIS di suatu tempat seperti di diary atau dimana gitu kek, begitu juga dengan action plan yang kurang lebih akan kita kerjakan, harus ditulis juga di suatu tempat agar otak kita tahu kalau kita tahu apa yang dia ingini.

  2. konsep Clarity pertama kali saya dengar dari pak Heppy Trenggono,beliau selalu mengulang kata2 itu ketika berbicara sampe saat ini teringang-ingan ditelinga saya…
    tapi ternyata Clarity itu susah untuk didapatan juga yaa…
    kadang kita terlalu bingung karena terlalu ambisius juga…
    seperti belajar internet marketing clarity untuk pemula itu masih susah dibangun mau fokus maen di affllate, adsense, toko online dan lain sebagainya..
    karena semua menjajikan dan menggiurkan (inilah clarity yang salah) hehe..
    Clarity sepenuhnya dapat memberikan banyak manfaat untuk orang laen.. seperti halnyya blog mas alam ini ๐Ÿ™‚

    dan pasti saya akan menantikan pos2 selanjutnya…
    dan berharap ada ebooknya dimember are untuk entreperenurship ๐Ÿ™‚

  3. Widih salut buat semangat nya Mas Syamsul…
    Selama ini Saya selalu yakin dengan pilihan saya untuk tidak jadi karyawan. Tapi malah sering bingung juga dengan harus apa lagi yang saya harus lakukan dalam menjalankan dan mengembangkan bisnis ini…
    Pada kenyataannya tantangan sering mambuat saya lesu dan selalu mancari cara untuk mengembalikan semangat saya.
    Tapi kondisi ini selalu menyita banyak konsentrasi dan tenaga saya sehingga kadang saya harus memulai nya lagi semua dari nol dan mencari lagi pola yang sudah saya jalankan sebelumnya.
    Bagai mana tips nya nih mas, biar semangat saya tetap dalam standar nya dan tidak sering berbelok karena berbagai kondisi. Terima kasih sebelumnya…

  4. Saya juga memiliki target,namun untuk kejelasan target mungkin saya belum detail untuk bermimpi,dan belum detail untuk memikirkan tujuan saya untuk bebas finansial ๐Ÿ˜€
    tapi setelah baca postingan ini,saya akan lebih serius untuk bermimpi dan serius untuk mewujudkanya ๐Ÿ™‚

Comments are closed.